Rapat Akademik FEBI Semester Genap 2020/2021

FEBI, 18/2/2021. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare melaksanakan rapat akademik semester genap tahun ajaran 2020/2021 di ruang pertemuan lantai 2. Rapat dibuka oleh Dekan FEBI Dr. Muhammad Kamal Zubair, M.Ag.  didampingi Wakil Dekan Bidang  I Bahtiar, S.Ag.,M.A., Wadek II Drs. Moh. Yasin Soumena, M.Ag., Kabag TU Naharuddin, S.Ag.,M.Pd..  Kasubag AKKA Sunandar. S.Pd.I.,M.A dan para kaprodi di lingkup FEBI. Selain unsur pimpinan fakultas tersebut, rapat juga dihadiri pimpinan institut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang APL, Dr. Siti Jamilah Amin, M. Ag. dan  dosen FEBI melalui daring.

Kegiatan diawali pembacaan lantunan ayat suci Al-Quran oleh Noersfaika Isnaneni mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah angkatan 2016. Kemudian, dilanjutkan pembacaan laporan akademik FEBI oleh  Wadek I.  Dalam laporan tersebut Wakil Dekan Bidang Adm. Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WD I) menyampaikan bahwa FEBI akan melaksankan perkuliahan sebanyak 852 SKS yang tersebar pada 307 rombongan belajar (rombel) di 7 program studi. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa dosen yang digunakan untuk mengampu mata kuliah sebanyak 67 orang, terdiri dari dosen PNS dan PPNN. Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa jadwal perkuliahan akan dilaksanakan mulai tanggal 8 Maret – 20 Juli 2021, dilaksanakan pukul 07.30 – 16.50 WITA.

Setelah Wadek I menyampaikan laporan, selanjutnya sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam. Dalam sambutannya, Dekan FEBI menyampaikan beberapa hal penting terkait rapat akademik ini. Pertama, himbauan kepada dosen untuk menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).  

“Terkait dengan rapat akademik, saya harap dosen menyipakan RPS-nya. Harus diperbaharui dan di-update”.

Lebih lanjut beliau mengungkapkan bahwa  dosen harus segera melengkapi data kepegawaian di Sevima. Hal tersebut karena Sevima terintegasi dengan sistem akreditasi yang dibutuhkan bagi akreditasi prodi.

Sambutan Dekan FEBI tersebut direspon oleh WR 1 bahwa terkait kebijakan fakultas dengan tidak menggunakan dosen LB pada semester ini sesungguhnya adalah penghematan bagi anggaran. WR I juga mengatakan semester ini akan ada kelas uji coba offline dan diperuntukkan hanya untuk mahasiswa semester 2. Pertimbangannya karena mahasiswa semester 2 ini belum saling mengenal satu sama lain.

“Jadi sifatnya uji coba, apabila nanti terkena dampak maka kelas akan dikembalikan ke perkuliahan online. Perlu juga saya infokan bahwa tidak semua dosen wajib mengajar secara offline. Hanya unsur pimpinan fakultas, mulai Dekan, Wakil Dekan, dan Kaprodi” ungkap WR II IAIN Parepare.

WR 1 juga berpesan kepada para peserta rapat khususnya unsur pimpinan agar mengikuti proses akreditasi lapangan.

Visitasi online adalah tanggung jawab kita bersama sehingga penting mengikuti jalanya proses itu agar kita mempunyai pengalaman dan perisapan mental”.

Seusai WR 1 memberikan sambutan dan himbauan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Satu dari sekian pertanyaan yang muncul dari peserta adalah apakah pelaksanaan praktikum bagi mahasiswa semester 6 bisa dilaksanakan? Pertanyaan ini diajukan Suryadi Kadir, M.M. Dekan FEBI menjawab bahwa Praktik Lapangan Semester 6 akan dilaksankan semester 7. Namun, fakultas juga akan memberikan kebijakan alternatif berdasarkan jumlah mahasiswa dan pelaksanannya dilakukan di kampus ataupun tempat yang pembatasan aktivitas sosialnya relatif dibuka. (app/arm)

Editor: Suhartina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *