Skip ke Konten
Febi
  • Profil
    • Profil
    • VMTS
    • Struktur Organisasi
    • Prestasi Mahasiswa
    • Akreditasi
    • Kerjasama
    • Kalender Akademik
    • tracer-study
    • Kontak
  • Alur Layanan
  • PPID
  • Fasilitas
  • Program Studi
    • Perbankan Syariah
    • Ekonomi Syariah
    • Manajemen Zakat dan Wakaf
    • Manajemen Keuangan Syariah
    • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
    • Akuntansi Syariah
    • Pariwisata Syariah
  • Penelitian Terbaru
  • Publikasi
  • Pengumuman Penting
  • Tatib Mahasiswa
  • Tracer Study Alumni
  • Ekstrakulikuler
Febi
      • Profil
        • Profil
        • VMTS
        • Struktur Organisasi
        • Prestasi Mahasiswa
        • Akreditasi
        • Kerjasama
        • Kalender Akademik
        • tracer-study
        • Kontak
      • Alur Layanan
      • PPID
      • Fasilitas
      • Program Studi
        • Perbankan Syariah
        • Ekonomi Syariah
        • Manajemen Zakat dan Wakaf
        • Manajemen Keuangan Syariah
        • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
        • Akuntansi Syariah
        • Pariwisata Syariah
      • Penelitian Terbaru
      • Publikasi
      • Pengumuman Penting
      • Tatib Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Ekstrakulikuler
  • Semua Blog
  • Berita Terbaru
  • Disertasi Hj. Ulfa Hidayati: Dosen Berkinerja Lahir dari Keberanian Bersuara
  • Disertasi Hj. Ulfa Hidayati: Dosen Berkinerja Lahir dari Keberanian Bersuara

    1 Juli 2026 oleh
    Disertasi Hj. Ulfa Hidayati: Dosen Berkinerja Lahir dari Keberanian Bersuara
    Admin Web Febi

    FEBI IAIN Parepare -- Ujian Promosi Doktor Hj. Ulfa Hidayati, M.M., Ketua Program Studi Perbankan Syariah FEBI IAIN Parepare, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, pada hari Rabu, 1 Juli 2026, menghadirkan satu pesan penting bagi dunia perguruan tinggi, kinerja dosen tidak cukup dibangun melalui aturan formal dan budaya organisasi yang tertulis rapi. Kinerja akademik membutuhkan ruang yang memungkinkan dosen berani bersuara.

    Pesan tersebut menjadi inti disertasi Hj. Ulfa Hidayati yang berjudul Pengaruh Kepemimpinan Etis dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Dosen Dimediasi oleh Voice Behaviour . Karya akademik ini mengulas dinamika kinerja dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), institusi yang memiliki karakter tata kelola berbeda dibandingkan perguruan tinggi pada umumnya.

    PTKN tidak hanya dituntut memenuhi standar akademik dan tata kelola modern, tetapi juga berada dalam kerangka birokrasi negara sekaligus mengemban mandat moral dan religius untuk membentuk kapasitas intelektual serta karakter spiritual mahasiswa. Di tengah mandat tersebut, kinerja dosen kerap menghadapi tantangan yang kompleks.

    Disertasi ini memotret persoalan tersebut secara lebih mendalam. Ketika evaluasi kinerja masih bertumpu pada formalitas administratif, orientasi kerja dosen berpotensi bergeser. Dosen menjadi tertib dalam pemenuhan dokumen, tetapi belum tentu terdorong untuk berinovasi, mengambil inisiatif, maupun menyampaikan gagasan yang dapat meningkatkan kualitas institusi.

    Di sinilah letak kebaruan penelitian Hj. Ulfa Hidayati. Berbeda dengan banyak penelitian sebelumnya yang melihat hubungan kepemimpinan, budaya organisasi, dan kinerja secara langsung, penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak selalu berlangsung secara linear. Terdapat faktor perantara yang menentukan apakah nilai dan sistem organisasi benar-benar bertransformasi menjadi kinerja nyata, yakni voice behaviour atau keberanian dosen untuk menyampaikan gagasan, pendapat, dan inisiatif.

    Melalui analisis empiris menggunakan metode SEM-PLS terhadap 295 dosen PTKN di Sulawesi Selatan, penelitian ini menemukan satu anomali teoretis yang menarik. Budaya organisasi terbukti tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja dosen. Artinya, nilai bersama, norma institusi, maupun visi dan misi yang kuat tidak otomatis meningkatkan produktivitas dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Budaya organisasi baru memberikan dampak nyata ketika kampus mampu menciptakan ruang psikologis yang aman bagi dosen. Ruang tersebut memungkinkan mereka menyampaikan ide-ide promotif, masukan preventif, hingga kritik terhadap prosedur yang dinilai menghambat mutu akademik tanpa rasa takut terhadap konsekuensi negatif.

    Dengan demikian, budaya kampus tidak cukup berhenti sebagai slogan atau dokumen resmi. Budaya harus hidup dalam praktik komunikasi yang terbuka, interaksi yang sehat, dan keberanian institusi menerima berbagai masukan dari sivitas akademika.

    Sementara itu, kepemimpinan etis terbukti memiliki peran yang lebih kuat. Kepemimpinan yang ditandai dengan kejujuran, keadilan, dan keteladanan mampu meningkatkan kinerja dosen secara langsung. Di sisi lain, kepemimpinan etis juga memperkuat kinerja secara tidak langsung melalui tumbuhnya voice behaviour.

    Dalam perspektif tersebut, pemimpin perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi pelaksana kebijakan. Seorang pemimpin juga harus menjadi penafsir nilai, pembangun kepercayaan, sekaligus pemberi ruang bagi dosen untuk menyampaikan gagasan. Ketika dosen merasa didengar, mereka akan lebih terdorong memberikan kontribusi yang melampaui kewajiban administratif.

    Temuan tersebut melahirkan model perilaku organisasi yang relevan bagi PTKN. Kinerja dosen tidak semata-mata lahir dari aturan, struktur, atau budaya organisasi yang diklaim kuat. Kinerja tumbuh ketika kepemimpinan etis dan budaya organisasi diterjemahkan ke dalam keberanian akademisi untuk berbicara, memberikan saran, mengkritisi, serta mengusulkan perbaikan.

    Bagi PTKN, temuan ini memiliki implikasi penting. Penguatan kinerja dosen tidak lagi cukup dilakukan dengan memperketat aturan kehadiran, menambah formulir evaluasi, atau memperbanyak dokumen pelaporan. Kampus perlu membangun ekosistem yang membuat dosen merasa aman menyampaikan gagasan akademik, termasuk gagasan yang berbeda dari kebiasaan yang telah lama berlangsung.

    Disertasi Hj. Ulfa Hidayati menegaskan bahwa kampus yang sehat bukan sekadar kampus yang tertib administrasi. Kampus yang sehat adalah kampus yang membuka ruang bagi tumbuhnya ide, kritik, dan inovasi. Dalam konteks PTKN, ruang tersebut menjadi semakin penting karena perguruan tinggi keagamaan tidak hanya mengejar produktivitas akademik, tetapi juga menjaga integritas moral dalam tata kelola institusi.

    Karya akademik ini menjadi kontribusi penting bagi pengembangan kajian manajemen perilaku organisasi di lingkungan perguruan tinggi. Disertasi ini menawarkan perspektif bahwa kualitas institusi tidak semata ditentukan oleh seberapa kuat budaya organisasi dirumuskan, melainkan oleh sejauh mana budaya tersebut memberi ruang bagi dosen untuk terlibat aktif dalam proses perbaikan lembaga.

    Melalui disertasi ini, Hj. Ulfa Hidayati, M.M., tidak hanya menuntaskan jenjang akademik tertinggi, tetapi juga menghadirkan refleksi penting bagi PTKN, kampus yang ingin maju harus membangun kepemimpinan yang etis, budaya organisasi yang terbuka, serta keberanian akademik untuk bersuara.

    di dalam Berita Terbaru
    Disertasi Hj. Ulfa Hidayati: Dosen Berkinerja Lahir dari Keberanian Bersuara
    Admin Web Febi 1 Juli 2026
    tentang
    sEPUTAR KAMI
    • Pengumuman
    • Prestasi Mahasiswa
    • Kegiatan Fakultas
    • Berita Terbaru
    Arsip

    Diselenggarakan oleh

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare

    Jl. Amal Bhakti No.8, Bukit Harapan, Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131

    • +62 852-9637-6171
    • [email protected]
    • ​