Skip ke Konten
Febi
  • Profil
    • Profil
    • VMTS
    • Struktur Organisasi
    • Prestasi Mahasiswa
    • Akreditasi
    • Kerjasama
    • Kalender Akademik
    • tracer-study
    • Kontak
  • Alur Layanan
  • PPID
  • Fasilitas
  • Program Studi
    • Perbankan Syariah
    • Ekonomi Syariah
    • Manajemen Zakat dan Wakaf
    • Manajemen Keuangan Syariah
    • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
    • Akuntansi Syariah
    • Pariwisata Syariah
  • Penelitian Terbaru
  • Publikasi
  • Pengumuman Penting
  • Tatib Mahasiswa
  • Tracer Study Alumni
  • Ekstrakulikuler
Febi
      • Profil
        • Profil
        • VMTS
        • Struktur Organisasi
        • Prestasi Mahasiswa
        • Akreditasi
        • Kerjasama
        • Kalender Akademik
        • tracer-study
        • Kontak
      • Alur Layanan
      • PPID
      • Fasilitas
      • Program Studi
        • Perbankan Syariah
        • Ekonomi Syariah
        • Manajemen Zakat dan Wakaf
        • Manajemen Keuangan Syariah
        • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
        • Akuntansi Syariah
        • Pariwisata Syariah
      • Penelitian Terbaru
      • Publikasi
      • Pengumuman Penting
      • Tatib Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Ekstrakulikuler
  • Semua Blog
  • Berita Terbaru
  • Guest Lecturer Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare Bahas Pengemasan Seni Tari dalam Industri Pariwisata Budaya dan MICE
  • Guest Lecturer Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare Bahas Pengemasan Seni Tari dalam Industri Pariwisata Budaya dan MICE

    11 Juni 2026 oleh
    Guest Lecturer Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare Bahas Pengemasan Seni Tari dalam Industri Pariwisata Budaya dan MICE
    Admin Web Febi

    FEBI IAIN Parepare— Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau FEBI IAIN Parepare menggelar kegiatan Guest Lecturer pada 8–9 Juni 2026 di Gedung S FEBI IAIN Parepare. Kegiatan ini menghadirkan Sulfiana Mansyur, S.Pd., M.Sn., dari Institut Seni Budaya Indonesia atau ISBI Sulawesi Selatan sebagai narasumber.

    Kuliah tamu tersebut mengangkat tema “Dari Panggung Tradisi ke Ranah Industri: Mengemas Seni Tari dalam Ekosistem Pariwisata Budaya dan MICE”. Tema ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana seni tari tradisional dapat dikelola, dikemas, dan diintegrasikan ke dalam industri pariwisata budaya serta Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE tanpa kehilangan nilai autentiknya.

    Kegiatan ini diikuti mahasiswa mata kuliah Manajemen MICE dan Pengelolaan Pariwisata Budaya. Melalui forum tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga perspektif praktis dari narasumber yang memiliki kepakaran dan pengalaman dalam bidang seni tari dan pertunjukan.

    Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri S., M.E., M.Fil.I., menyambut baik pelaksanaan kuliah tamu tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di kelas dengan dinamika industri.

    “Guest Lecturer ini menjadi bagian dari upaya FEBI menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual. Mahasiswa Pariwisata Syariah perlu memahami bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang budaya, kreativitas, tata kelola acara, dan kemampuan mengemas potensi lokal menjadi nilai ekonomi yang bermartabat,” ujar Andi Bahri.

    Ia menegaskan, penguatan kompetensi mahasiswa perlu dilakukan melalui pembelajaran yang terbuka terhadap pengalaman praktisi. Dalam konteks pariwisata syariah, mahasiswa harus mampu membaca potensi budaya, menjaga nilai, serta mengembangkannya secara profesional dalam ekosistem industri.

    “Pariwisata Syariah harus mampu menjembatani nilai budaya, kearifan lokal, dan kebutuhan industri. Karena itu, mahasiswa perlu belajar langsung dari praktisi agar memiliki cara pandang yang lebih luas, kreatif, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman serta etika profesional,” katanya.

    Ketua Program Studi Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare, Mustika Syarifuddin, M.Sn., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, wawasan, dan kompetensi mahasiswa, khususnya pada mata kuliah Manajemen MICE dan Pengelolaan Pariwisata Budaya.

    “Melalui kuliah tamu ini, kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana seni pertunjukan, khususnya seni tari, dapat menjadi bagian penting dari pengembangan pariwisata budaya dan MICE. Seni tradisi tidak boleh hanya dipahami sebagai warisan, tetapi juga sebagai potensi yang dapat dikelola secara kreatif dan profesional,” ujar Mustika.

    Menurut Mustika, kehadiran narasumber dari ISBI Sulawesi Selatan memberi ruang bagi mahasiswa untuk memahami proses kreatif, strategi pengemasan, dan tantangan menjaga autentisitas budaya di tengah tuntutan industri. Hal ini sejalan dengan kebutuhan lulusan Pariwisata Syariah yang diharapkan mampu membaca peluang, mengelola kegiatan, serta mengembangkan produk wisata berbasis budaya.

    “Mahasiswa Pariwisata Syariah harus memiliki kepekaan budaya sekaligus kemampuan manajerial. Dalam industri MICE dan pariwisata budaya, kreativitas saja tidak cukup. Diperlukan pemahaman nilai, kemampuan mengelola acara, komunikasi, dan strategi menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan,” katanya.

    Dalam paparannya, Sulfiana Mansyur berbagi perspektif mengenai posisi seni tari dalam ekosistem pariwisata budaya. Seni tari, menurutnya, memiliki daya tarik yang kuat karena memuat identitas, cerita, estetika, dan pengalaman budaya. Namun, ketika masuk ke ranah industri, seni pertunjukan perlu dikemas dengan pendekatan yang tepat agar tetap menarik tanpa menghilangkan makna aslinya.


    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare dalam memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman. Melalui kuliah tamu, mahasiswa diharapkan dapat memahami hubungan antara tradisi, kreativitas, industri, dan nilai-nilai syariah dalam pengembangan pariwisata.

    Di akhir kegiatan, FEBI IAIN Parepare menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Sulfiana Mansyur, S.Pd., M.Sn., sebagai narasumber kuliah tamu. Sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa.

    Pelaksanaan Guest Lecturer ini mempertegas komitmen FEBI IAIN Parepare dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan tersebut, Prodi Pariwisata Syariah diharapkan mampu terus memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam mengelola potensi budaya sebagai bagian dari ekosistem pariwisata yang kreatif, profesional, dan bernilai.

    di dalam Berita Terbaru
    Guest Lecturer Pariwisata Syariah FEBI IAIN Parepare Bahas Pengemasan Seni Tari dalam Industri Pariwisata Budaya dan MICE
    Admin Web Febi 11 Juni 2026
    tentang
    sEPUTAR KAMI
    • Pengumuman
    • Prestasi Mahasiswa
    • Kegiatan Fakultas
    • Berita Terbaru
    Arsip

    Diselenggarakan oleh

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare

    Jl. Amal Bhakti No.8, Bukit Harapan, Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131

    • +62 852-9637-6171
    • [email protected]
    • ​