FEBI IAIN Parepare - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare menggelar Pembekalan dan Pelepasan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahap 2 Tahun Akademik 2026/2027, Kamis, 10 September 2026, di Auditorium IAIN Parepare.
Kegiatan mengusung tema “Implementasi Nilai Malebbi Warekkadanna Makkiade Ampena dalam Mewujudkan Praktik Kerja yang Profesional dan Berintegritas”. Tema tersebut menjadi pesan utama bagi mahasiswa sebelum memasuki lingkungan kerja dan berinteraksi langsung dengan instansi tempat pelaksanaan PPL.
Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri S., M.E., M.Fil.I., menegaskan bahwa PPL tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban akademik. Mahasiswa akan berhadapan langsung dengan budaya kerja, tanggung jawab, kedisiplinan, serta tuntutan untuk mampu beradaptasi dalam lingkungan profesional.
“PPL bukan sekadar datang ke instansi, mengisi absensi, lalu menyelesaikan kewajiban akademik. Di sana Saudara membawa nama pribadi, program studi, FEBI, dan IAIN Parepare. Tunjukkan bahwa mahasiswa kita punya kompetensi, mampu bekerja, dan yang paling penting memiliki integritas,” ujar Andi Bahri.
Dalam pembekalan tersebut, Andi Bahri juga menjelaskan penggunaan aplikasi dalam proses pengelompokan peserta PPL. Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga prinsip fairness atau keadilan sekaligus integritas dalam proses penentuan kelompok.
“Kita menggunakan aplikasi dalam pengelompokan agar fairness dan integritas tetap terjaga. Semua mahasiswa harus mendapatkan perlakuan yang sama melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Ini juga bagian dari proses pendidikan karakter,” katanya.
Menurutnya, sejumlah mekanisme dan perlakuan dalam pelaksanaan PPL sengaja dirancang agar mahasiswa belajar menerima proses, beradaptasi dengan lingkungan yang tidak selalu sesuai dengan keinginan, serta mampu menghadapi tantangan secara dewasa.
Andi Bahri menggambarkan karakter yang ingin dibangun tersebut dengan istilah “kemiri”, bukan “stroberi”.
“Kita ingin membentuk mahasiswa yang berkarakter ‘kemiri’, bukan ‘stroberi’. Artinya, Saudara harus tangguh menghadapi tekanan, tidak mudah menyerah ketika situasi tidak sesuai harapan, dan mampu berproses sampai menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Dunia kerja tidak selalu memberi keadaan seperti yang kita inginkan,” tegasnya.
Nilai Malebbi Warekkadanna Makkiade Ampena juga diminta hadir dalam perilaku mahasiswa selama melaksanakan PPL. Kompetensi akademik perlu berjalan bersama kesantunan berkomunikasi, etika bekerja, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap aturan di instansi tempat praktik.
“Profesionalisme tidak hanya diukur dari seberapa pintar kita menyelesaikan pekerjaan. Cara berbicara, menghargai orang lain, menepati waktu, menerima arahan, dan bertanggung jawab terhadap tugas juga menjadi ukuran. Itulah nilai yang harus Saudara bawa ke dunia kerja,” ujar Andi Bahri.
Mahasiswa juga diminta tidak menjadi peserta PPL yang hanya menunggu pekerjaan. Mereka didorong untuk aktif mengamati, belajar, bertanya, membangun komunikasi, dan mengambil sebanyak mungkin pengalaman dari lingkungan kerja.
“Ketika PPL selesai, jangan hanya membawa nilai dan laporan. Harus ada pengalaman, cara berpikir, kedisiplinan, dan karakter baru yang Saudara bawa pulang,” katanya.
Melalui pembekalan dan pelepasan tersebut, FEBI IAIN Parepare menempatkan PPL sebagai jembatan antara ruang kuliah dan dunia profesional. PPL tidak hanya menjadi sarana untuk menguji kompetensi mahasiswa, tetapi juga membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, adaptif, serta tetap menjunjung nilai kesantunan dalam bekerja.