FEBI IAIN Parepare - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare kembali menorehkan capaian membanggakan. Umi Kalsum Y, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, resmi berangkat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional ke Arab Saudi, Ahad, 12 Juli 2026. Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata kiprah mahasiswa FEBI dalam program internasionalisasi tridarma perguruan tinggi yang digagas IAIN Parepare melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).
Rombongan mahasiswa KKN Internasional bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan internasional ke Madinah, Arab Saudi. Program ini berlangsung selama 30 hari, mulai 12 Juli hingga 11 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan yang meliputi ibadah umrah, ziarah ke situs-situs bersejarah di Madinah dan Makkah, serta program pengabdian di lokasi penempatan.
Sebelum keberangkatan, para peserta mengikuti pembekalan akhir yang dipimpin oleh Ketua LP2M IAIN Parepare, M. Majdy Amiruddin, M.M.A., bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Abdillah. Dalam arahannya, Ketua LP2M menekankan bahwa para mahasiswa adalah duta IAIN Parepare yang harus menjaga nama baik almamater melalui sikap, integritas, kedisiplinan, dan etika selama berada di negara tujuan.
Pada fase inti program, yakni tanggal 19 Juli hingga 8 Agustus 2026, para peserta akan disebar ke tiga lokasi penempatan yang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan IAIN Parepare. Rincian kegiatan di masing-masing lokasi akan menyesuaikan dengan arahan dan kebutuhan lembaga tempat penempatan.
"Selama tanggal 19 Juli sampai 8 Agustus, kami akan dibagi ke tiga tempat yang sudah memiliki kerja sama dengan kampus. Kegiatannya menyesuaikan dengan lokasi penempatan masing-masing, jadi kami mengikuti arahan dari lembaga tempat kami ditempatkan," ungkap Umi Kalsum.
Rombongan mahasiswa KKN Internasional bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan internasional ke Madinah, Arab Saudi. Program ini berlangsung selama 30 hari, mulai 12 Juli hingga 11 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan yang meliputi ibadah umrah, ziarah ke situs-situs bersejarah di Madinah dan Makkah, serta program pengabdian di lokasi penempatan.
Sebelum keberangkatan, para peserta mengikuti pembekalan akhir yang dipimpin oleh Ketua LP2M IAIN Parepare, M. Majdy Amiruddin, M.M.A., bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Abdillah. Dalam arahannya, Ketua LP2M menekankan bahwa para mahasiswa adalah duta IAIN Parepare yang harus menjaga nama baik almamater melalui sikap, integritas, kedisiplinan, dan etika selama berada di negara tujuan.
Pada fase inti program, yakni tanggal 19 Juli hingga 8 Agustus 2026, para peserta akan disebar ke tiga lokasi penempatan yang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan IAIN Parepare. Rincian kegiatan di masing-masing lokasi akan menyesuaikan dengan arahan dan kebutuhan lembaga tempat penempatan.
"Selama tanggal 19 Juli sampai 8 Agustus, kami akan dibagi ke tiga tempat yang sudah memiliki kerja sama dengan kampus. Kegiatannya menyesuaikan dengan lokasi penempatan masing-masing, jadi kami mengikuti arahan dari lembaga tempat kami ditempatkan," ungkap Umi Kalsum.
Ia menambahkan, sesuai penjelasan DPL, kegiatan pengabdian dirancang tidak terlalu berat. "Fokusnya memperoleh pengalaman selama berada di Arab Saudi, serta membantu pelayanan jamaah umrah di sana, insyaallah," lanjutnya.
Selain kegiatan pengabdian, para peserta juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kunjungan, di antaranya ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Muassasah Manabir Taibah, serta beberapa kampus mitra di Arab Saudi.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Umaima, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keikutsertaan mahasiswanya dalam program bergengsi ini.
"Keberangkatan Umi Kalsum ke Arab Saudi adalah bukti bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Parepare mampu bersaing dan berkiprah di tingkat internasional. Kami berharap ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil kesempatan serupa. Prodi Ekonomi Syariah akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa mengikuti program-program internasionalisasi, karena pengalaman global adalah bagian penting dari profil lulusan yang unggul dan berdaya saing," tuturnya.
Keberangkatan Umi Kalsum Y diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEBI lainnya untuk berani mengambil kesempatan berkiprah di kancah internasional, sekaligus memperkuat posisi Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Parepare sebagai program studi yang adaptif, dan berdaya saing global.
Selain kegiatan pengabdian, para peserta juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kunjungan, di antaranya ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Muassasah Manabir Taibah, serta beberapa kampus mitra di Arab Saudi.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Umaima, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keikutsertaan mahasiswanya dalam program bergengsi ini.
"Keberangkatan Umi Kalsum ke Arab Saudi adalah bukti bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Parepare mampu bersaing dan berkiprah di tingkat internasional. Kami berharap ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil kesempatan serupa. Prodi Ekonomi Syariah akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa mengikuti program-program internasionalisasi, karena pengalaman global adalah bagian penting dari profil lulusan yang unggul dan berdaya saing," tuturnya.
Keberangkatan Umi Kalsum Y diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEBI lainnya untuk berani mengambil kesempatan berkiprah di kancah internasional, sekaligus memperkuat posisi Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Parepare sebagai program studi yang adaptif, dan berdaya saing global.