FEBI IAIN Parepare — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau FEBI IAIN Parepare mengenalkan arah pengembangan fakultas sekaligus mekanisme layanan akademik kepada mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Rabu, 26 Agustus 2026, di Auditorium IAIN Parepare.
Materi disampaikan Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri S., M.E., M.Fil.I., bersama Kepala Bagian Tata Usaha, Sunandar, S.Pd.I., M.A. Keduanya mengambil fokus berbeda. Dekan memperkenalkan FEBI, arah pengembangan kelembagaan, visi dan capaian program studi, sementara Kabag TU membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai layanan akademik yang akan digunakan selama menempuh studi.
Dalam paparannya, Andi Bahri memperkenalkan FEBI sebagai bagian integral dari IAIN Parepare yang berfokus pada pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis berlandaskan nilai-nilai Islam. Fakultas juga diarahkan pada penyelenggaraan pendidikan berkualitas dengan penguatan kompetensi dosen serta program studi berbasis ekonomi, bisnis, dan keuangan syariah.
Arah tersebut diterjemahkan melalui visi FEBI untuk menjadi fakultas yang unggul, integratif, dan multidisipliner bertaraf internasional berbasis akulturasi budaya dan Islam pada 2039. Dalam misinya, FEBI juga menempatkan pendidikan berstandar internasional, riset kolaboratif, pengabdian berbasis pemberdayaan ekonomi, serta penguatan sumber daya manusia berjiwa entrepreneurship sebagai bagian dari pengembangan fakultas.
“Mahasiswa baru perlu mengetahui sejak awal ke mana FEBI akan bergerak. Saudara tidak hanya datang untuk menyelesaikan sejumlah mata kuliah dan memperoleh gelar. Kita ingin proses selama di FEBI membentuk kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, dan keberanian untuk bersaing pada ruang yang lebih luas,” ujar Andi Bahri.
Dekan juga memperkenalkan capaian akademik program studi sebagai gambaran mutu yang harus terus dijaga. Dalam materi PBAK, empat program studi tercatat berakreditasi Unggul, yakni Manajemen Keuangan Syariah, Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah, Akuntansi Syariah, serta Manajemen Zakat dan Wakaf. Sementara Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Pariwisata Syariah tercatat berakreditasi Baik Sekali.
Menurut Andi Bahri, capaian tersebut harus menjadi pemantik bagi mahasiswa baru untuk mengambil peran aktif dalam menjaga dan meningkatkan reputasi program studi.
“Akreditasi yang sudah diraih adalah hasil kerja bersama dan menjadi standar yang harus kita jaga. Mahasiswa adalah bagian penting di dalamnya. Prestasi, aktivitas akademik, organisasi, karya, hingga rekam jejak alumni nantinya ikut menentukan seberapa kuat program studi dan fakultas berkembang,” katanya.
Pada sesi berikutnya, Kabag TU FEBI IAIN Parepare, Sunandar, S.Pd.I., M.A., memfokuskan materi pada layanan akademik mahasiswa. Mahasiswa diperkenalkan pada alur pengajuan layanan fakultas yang telah dibuat secara daring untuk mempermudah akses administrasi.
Dalam mekanisme tersebut, mahasiswa terlebih dahulu mengakses portal layanan FEBI, memilih jenis layanan yang dibutuhkan, membaca alur pelayanan, kemudian mengisi formulir pengajuan. Berkas yang masuk selanjutnya diproses oleh admin dan hasil layanan disampaikan kepada mahasiswa setelah selesai.
Pengenalan layanan sejak PBAK dinilai penting agar mahasiswa baru tidak kebingungan ketika nantinya membutuhkan pengurusan administrasi akademik. Mahasiswa juga didorong membiasakan diri mengikuti prosedur dan memanfaatkan kanal resmi fakultas.
Bagi FEBI IAIN Parepare, PBAK tidak hanya menjadi momentum mengenalkan gedung, pimpinan, dan program studi. Forum ini menjadi titik awal agar mahasiswa memahami arah fakultas sekaligus mengetahui sistem akademik yang akan mereka gunakan selama menjalani perkuliahan.
Melalui pengenalan tersebut, mahasiswa baru diharapkan memasuki kehidupan kampus dengan pemahaman yang lebih utuh: mengetahui arah besar FEBI, memahami capaian yang perlu dijaga, serta mampu mengakses layanan akademik secara mandiri, tertib, dan tepat prosedur.