Humas IAIN Parepare - Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare, Dr. Nurfadhilah, M.M., membekali mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahap 2 dengan penguatan karakter profesional, Kamis, 10 September 2026, di Auditorium IAIN Parepare.
Dalam materi bertajuk “Implementasi Nilai Malebbi Warekkadana, Makkiade Ampena dalam Mewujudkan Praktik Pengalaman Lapangan yang Profesional dan Berintegritas”, Nurfadhilah menegaskan bahwa PPL bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi jembatan dari kehidupan kampus menuju dunia kerja.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi ketika berada di instansi. Mereka juga membawa nama keluarga, program studi, FEBI, dan IAIN Parepare. Karena itu, cara berbicara, berpakaian, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kemampuan bekerja sama, hingga etika bermedia sosial menjadi cerminan karakter mahasiswa selama menjalani PPL.
“Di kampus, mahasiswa mungkin lebih sering dinilai dari ujian, tugas, presentasi, dan nilai akademik. Tetapi di dunia kerja, orang juga menilai sikap, kebiasaan, komunikasi, tanggung jawab, dan apakah kita bisa dipercaya. PPL adalah ruang untuk membuktikan bahwa ilmu dan karakter dapat berjalan bersama,” ujar Nurfadhilah.
Ia menerjemahkan nilai Malebbi Warekkadana sebagai kemampuan berkomunikasi secara santun dan profesional. Mahasiswa dituntut mampu memilih kata yang baik, menghormati lawan bicara, menyampaikan pendapat dengan bijak, serta menerima koreksi secara terbuka.
Sementara itu, Makkiade Ampena harus tercermin dalam tindakan sehari-hari, mulai dari datang tepat waktu, menyapa pegawai, mencatat dan menyelesaikan tugas, bertanya dengan sopan ketika belum memahami pekerjaan, menjaga informasi yang bersifat rahasia, hingga meminta izin ketika menggunakan fasilitas instansi.
“Ucapan yang baik harus tercermin dalam perilaku yang baik. Jangan sampai kita santun ketika berbicara, tetapi tidak disiplin, tidak bertanggung jawab, atau sulit menerima arahan. Profesionalisme itu terlihat dari konsistensi antara apa yang kita ucapkan dan apa yang kita lakukan,” ungkapnya.
Nurfadhilah kemudian merangkum karakter mahasiswa PPL dalam konsep 4P, yakni Profesional, Produktif, Proporsional, dan Penuh Integritas.
Profesional ditunjukkan melalui ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap prosedur. Produktif berarti aktif, berinisiatif, dan tidak hanya menunggu perintah. Proporsional berarti memahami posisi diri serta tetap kritis tanpa bersikap arogan. Adapun penuh integritas diwujudkan melalui kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan konsistensi dalam melakukan hal yang benar.
“Datanglah sebagai mahasiswa, tetapi bersikaplah seperti seorang profesional. Jangan hanya mengejar selesainya masa PPL. Bangun kepercayaan, tunjukkan kualitas diri, dan tinggalkan kesan bahwa mahasiswa FEBI mampu bekerja dengan baik sekaligus menjaga adab,” tegas Nurfadhilah.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan menjadikan PPL sebagai ruang belajar untuk memperkuat ilmu, adab, profesionalisme, dan integritas. Pengalaman di lapangan bukan hanya menjadi pelengkap akademik, tetapi juga menjadi latihan untuk menghadapi dunia kerja dengan karakter yang lebih matang.