Skip ke Konten
Febi
  • Profil
    • Profil
    • VMTS
    • Struktur Organisasi
    • Prestasi Mahasiswa
    • Akreditasi
    • Kerjasama
    • Kalender Akademik
    • tracer-study
    • Kontak
  • Alur Layanan
  • PPID
  • Fasilitas
  • Program Studi
    • Perbankan Syariah
    • Ekonomi Syariah
    • Manajemen Zakat dan Wakaf
    • Manajemen Keuangan Syariah
    • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
    • Akuntansi Syariah
    • Pariwisata Syariah
  • Penelitian Terbaru
  • Publikasi
  • Pengumuman Penting
  • Tatib Mahasiswa
  • Tracer Study Alumni
  • Ekstrakulikuler
Febi
      • Profil
        • Profil
        • VMTS
        • Struktur Organisasi
        • Prestasi Mahasiswa
        • Akreditasi
        • Kerjasama
        • Kalender Akademik
        • tracer-study
        • Kontak
      • Alur Layanan
      • PPID
      • Fasilitas
      • Program Studi
        • Perbankan Syariah
        • Ekonomi Syariah
        • Manajemen Zakat dan Wakaf
        • Manajemen Keuangan Syariah
        • Akuntansi Lembaga Keungan Syariah
        • Akuntansi Syariah
        • Pariwisata Syariah
      • Penelitian Terbaru
      • Publikasi
      • Pengumuman Penting
      • Tatib Mahasiswa
      • Tracer Study Alumni
      • Ekstrakulikuler
  • Semua Blog
  • Berita Terbaru
  • Prof. Muzdalifah di PBAK FEBI: Etika Bukan Sekadar Aturan, tetapi Modal Masa Depan
  • Prof. Muzdalifah di PBAK FEBI: Etika Bukan Sekadar Aturan, tetapi Modal Masa Depan

    26 Agustus 2026 oleh
    Prof. Muzdalifah di PBAK FEBI: Etika Bukan Sekadar Aturan, tetapi Modal Masa Depan
    Admin Web Febi
    FEBI IAIN Parepare — Prof. Dr. Muzdalifah Muhammadun, M.Ag., membawakan materi kode etik mahasiswa dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau FEBI IAIN Parepare di Auditorium IAIN Parepare, Rabu, 26 Agustus 2026.

    Di hadapan mahasiswa baru, Prof. Muzdalifah mengemas pembahasan kode etik sebagai bekal menjalani kehidupan kampus sekaligus persiapan memasuki dunia profesional. Pesan utamanya sederhana: menjadi mahasiswa FEBI tidak cukup hanya cakap secara akademik, tetapi juga harus mampu menjaga sikap, integritas, dan nama baik almamater.

    Materi tersebut mengangkat semboyan “Malebbi Warekadana, Makkiade Ampena”, yang dimaknai sebagai sopan dalam bertutur dan santun dalam berperilaku. Tata krama diposisikan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari personal branding mahasiswa dan investasi bagi perjalanan karier mereka.

    Prof. Muzdalifah menjelaskan bahwa kode etik tidak dirancang untuk membatasi kebebasan mahasiswa. Aturan justru menjadi panduan agar mahasiswa memahami hak, kewajiban, dan batas-batas perilaku selama berada di lingkungan akademik.

    Pembahasan kemudian bergerak pada hal-hal yang dekat dengan keseharian mahasiswa, mulai dari cara berpakaian, ketepatan waktu mengikuti perkuliahan, etika berkomunikasi dengan dosen dan tenaga kependidikan, hingga sikap terhadap sesama mahasiswa.

    Perhatian khusus diberikan pada integritas akademik. Mahasiswa diingatkan untuk menjauhi menyontek, plagiasi, penggunaan jasa joki, serta berbagai bentuk kecurangan akademik. Dalam dunia ekonomi dan bisnis, integritas disebut sebagai salah satu modal yang menentukan kepercayaan.

    Etika tersebut juga berlaku di ruang digital. Mahasiswa diminta memahami bahwa jejak media sosial dapat menjadi cerminan karakter profesional. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, fitnah, maupun konten yang merusak nama baik almamater menjadi bagian yang harus dihindari sejak awal kehidupan kampus.

    Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri S., M.E., M.Fil.I., menilai pengenalan kode etik sejak PBAK penting karena kampus tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter profesional.

    “Mahasiswa FEBI harus tumbuh dengan dua kekuatan sekaligus: kompetensi dan integritas. Ilmu membuat kita mampu bersaing, tetapi etikalah yang membuat orang lain percaya kepada kita. Karena itu, kode etik jangan dipahami sebagai kumpulan larangan, melainkan bekal membangun diri sejak hari pertama menjadi mahasiswa,” ujar Andi Bahri.

    Menurutnya, karakter tersebut semakin penting bagi mahasiswa ekonomi dan bisnis. Kepercayaan menjadi aset utama ketika lulusan kelak berada di dunia kerja, menjalankan usaha, maupun mengemban tanggung jawab di tengah masyarakat.

    Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama FEBI IAIN Parepare, Dr. Nurfadhilah, M.M., menambahkan bahwa kebebasan akademik tetap harus berjalan bersama tanggung jawab.

    “Kampus adalah ruang untuk bertanya, berdiskusi, berbeda pendapat, dan mengembangkan gagasan. Tetapi kebebasan itu harus disertai tata krama, kejujuran akademik, serta penghormatan kepada orang lain. Inilah budaya akademik yang ingin kita bangun di FEBI,” ujar Nurfadhilah.

    Materi Prof. Muzdalifah juga mengingatkan mahasiswa untuk membangun pertemanan sebagai support system, aktif mengembangkan diri melalui organisasi kemahasiswaan, serta menolak perundungan, radikalisme, narkoba, dan berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai akademik dan sosial.

    Pada bagian akhir, kode etik dikaitkan langsung dengan dunia profesional. Integritas, sikap saling menghormati, pengetahuan, kemampuan membangun jejaring, profesionalisme, dan keimanan diposisikan sebagai bekal utama mahasiswa FEBI untuk menghadapi persaingan global.

    Pesan tersebut dirangkum dalam satu gagasan: Good Ethics, Good Business, Great Future. Bagi mahasiswa baru FEBI IAIN Parepare, PBAK menjadi titik awal untuk memahami bahwa perjalanan menuju gelar sarjana bukan hanya tentang menyelesaikan mata kuliah, tetapi juga membentuk karakter yang layak dipercaya ketika kelak memasuki dunia profesional.

    di dalam Berita Terbaru
    Prof. Muzdalifah di PBAK FEBI: Etika Bukan Sekadar Aturan, tetapi Modal Masa Depan
    Admin Web Febi 26 Agustus 2026
    tentang
    sEPUTAR KAMI
    • Pengumuman
    • Prestasi Mahasiswa
    • Kegiatan Fakultas
    • Berita Terbaru
    Arsip

    Diselenggarakan oleh

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare

    Jl. Amal Bhakti No.8, Bukit Harapan, Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131

    • +62 852-9637-6171
    • [email protected]
    • ​