FEBI IAIN Parepare - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Studium Generale bertema “Inklusi Keuangan Syariah sebagai Solusi Strategis Pengentasan Kemiskinan” pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan berlangsung di Teatrikal Lantai 5 FEBI dan menjadi bagian dari rangkaian ASPRODI MKS 2026.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, Cici Aryansi Quilim, S.E., M.M., dan Ahmad Syaichoni, M.Sy. Dekan FEBI, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, turut memberikan sambutan. Sementara itu, U’um Munawaroh, S.E., M.Sc., bertindak sebagai moderator.
.

Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UIN Sunan Kalijaga, dan Mars Mahasiswa. Setelah sambutan Ketua Program Studi dan Dekan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Studium Generale, pembacaan profil narasumber, serta penyampaian materi.
Pembahasan dalam Studium Generale menyoroti peran inklusi keuangan syariah dalam upaya pengentasan kemiskinan di tiga kawasan, yakni perkotaan (urban), pedesaan, dan pesisir. Ketiga kawasan tersebut memiliki karakteristik ekonomi serta tantangan akses keuangan yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat masing-masing.
Dalam paparannya, narasumber menawarkan pendekatan yang merujuk pada pemikiran al-Najjar dan Ibnu ‘Asyur melalui penerapan lima maqashid muamalah maliyah. Pendekatan tersebut menempatkan pengelolaan harta tidak semata-mata sebagai aktivitas transaksi, tetapi juga sebagai sarana untuk mewujudkan kemaslahatan dan keadilan ekonomi bagi masyarakat.
Untuk kawasan pesisir, narasumber mencontohkan praktik pendampingan masyarakat di wilayah pesisir Ternate. Pendampingan tersebut diarahkan untuk mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi lebih produktif. Upaya ini dinilai penting agar akses terhadap layanan keuangan syariah tidak berhenti pada peningkatan konsumsi rumah tangga, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi masyarakat.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan partisipasi peserta yang membahas berbagai persoalan terkait inklusi keuangan syariah dan pengentasan kemiskinan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber, foto bersama, dan doa.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Sunan Kalijaga berharap mahasiswa, dosen, dan peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kontribusi keuangan syariah dalam mengatasi ketimpangan ekonomi serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di berbagai wilayah.