FEBI IAIN Parepare - Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare, Dr. H. Jumaedi, Lc., M.A., membawakan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Jami’ Al Busyrah Panroko, Kota Parepare, pada hari Selasa, 15 September 2026.
Peringatan Maulid tersebut mengusung tema “Meneladani Kepemimpinan Rasulullah SAW, Membangun Generasi Unggul, Berintegritas, dan Berakhlak Karimah di Era Digital.” Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.30 WITA di Masjid Jami’ Al Busyrah Panroko, Jalan Jenderal Sudirman No. 134, Parepare.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bacukiki Barat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bacukiki Barat, Lurah Bumi Harapan, serta tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Jami’ Al Busyrah Panroko. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan KUA turut memperkuat suasana kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam hikmah yang disampaikan, Dr. Jumaedi menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW tetap relevan sebagai rujukan dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi.
Menurutnya, kemajuan digital perlu berjalan seiring dengan penguatan akhlak, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan menggunakan teknologi secara bijak.
“Generasi hari ini hidup dalam ruang yang sangat terbuka. Informasi datang begitu cepat dan teknologi memberi banyak kemudahan. Namun, kemajuan itu harus tetap dituntun oleh akhlak. Keteladanan Rasulullah mengajarkan bahwa kecerdasan harus berjalan bersama kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Dr. Jumaedi.
Ia menambahkan, nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah tidak hanya relevan bagi pemimpin formal, tetapi juga penting ditanamkan kepada generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.
“Kepemimpinan dimulai dari kemampuan mengendalikan diri, menepati janji, menjaga ucapan, dan bertanggung jawab atas tindakan. Kalau nilai-nilai itu tumbuh sejak dini, kita tidak hanya membentuk generasi yang unggul secara pengetahuan, tetapi juga kuat secara karakter,” katanya.
Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri S., M.E., M.Fil.I., mengapresiasi keterlibatan dosen dan pimpinan FEBI dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran akademisi di ruang publik menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan sosial.
“Ilmu yang dimiliki kampus harus hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat. Peringatan Maulid seperti ini menjadi ruang yang baik untuk menghubungkan nilai keagamaan dengan persoalan generasi hari ini, terutama bagaimana membangun karakter, integritas, dan tanggung jawab di tengah perkembangan teknologi,” ujar Dr. Andi Bahri.
Ia menilai, pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW juga selaras dengan upaya FEBI IAIN Parepare dalam membentuk sivitas akademika yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak yang baik.
Melalui peringatan Maulid tersebut, masyarakat diajak untuk kembali melihat keteladanan Rasulullah SAW sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan zaman. Kemajuan teknologi, menurut Jumaedi, semestinya menjadi sarana untuk memperluas manfaat, bukan alasan untuk mengabaikan adab dan nilai-nilai kemanusiaan.